Natal merupakan salah satu perayaan di bulan Desember yang di rayakan oleh umat Kristen maupun Katolik di seluruh dunia. Di Jepang natal menjadi agenda tahunan yang dirayakan oleh seluruh masyarakat Jepang tidak perduli orang tersebut adalah penganut agama Kristen maupun bukan. Selain itu, perayaan natal di Jepang juga berbeda dengan perayaan natal di negara-negara lain.
Sejarah perayaan natal dimulai pada zaman Meiji ketika Jepang menjadi negara yang terbuka agama Kristen mulai masuk. Namun saat itu pemerintah Jepang masih melarang penyebaran agama Kristen sehingga tidak banyak orang yang menganut agama Kristen dan masih belum ada kebiasaan untuk merayakan natal di kalangan masyarakat. Perayaan natal masih sebatas dirayakan oleh kalangan intelektual Jepang yang ingin mencoba pengalaman budaya barat.
Pertengahan zaman Meiji sebagian masyarakat mulai merayakan natal. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya koran yang menulis artikel tentang perayaan natal di berbagai penjuru kota Jepang. Suasana natal yang digambarkan dalam koran membuat sedikit demi sedikit masyarakat Jepang ikut merayakan natal.
Setelah perang Rusia-Jepang berakhir, natal menjadi perayaan yang populer di kalangan masyarakat Jepang. Sehingga saat itu seluruh masyarakat Jepang mulai merayakan natal.
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perayaan natal di Jepang berbeda dengan perayaan natal di negara lain. Karena di Jepang sudah ada tradisi untuk merayakan tahun baru bersama keluarga, maka masyarakat Jepang merayakan natal bersama kekasih. Pada malam natal biasanya para pasangan kekasih akan menikmati makan malam yang romantis sambil menikmati iluminasi yang mendekorasi penjuru kota pada saat natal.
Sama dengan negara lain, pada saat natal masyarakat Jepang juga saling bertukar kado. Namun di sini terdapat perbedaan yaitu, jika masyarakat negara lain bertukar kado karena itu memang bagian dari tradisi natal, maka masyarakat Jepang bertukar kado karena hal tersebut dianggap sebagai hal yang umum dan tidak ada sangkut pautnya dengan tradisi natal.
Kalkun adalah hidangan yang umum dimakan ketika malam natal, tetapi dibandingkan dengan kalkun masyarakat Jepang lebih mengkonsumsi ayam goreng saat malam natal. Biasanya penjualan ayam goreng akan sangat meningkat jika sudah mendekati natal. Sehingga banyak toko yang membuka pemesanan ayam goreng untuk hari natal mulai dari bulan November. Selain itu masyarakat Jepang juga memiliki kebiasaan untuk menghidangkan kue natal yang dikombinasikan dengan berbagai macam buah-buahan seperti kiwi dan stroberi.
Sumber : https://www.grid.id/read/041250330/natal-2018-8-tradisi-perayaan-natal-di-jepang-dari-menyaksikan-parade-disney-hingga-makan-ayam-goreng?page=all
Sumber Gambar : https://www.akibanation.com/peran-penting-ayam-pada-tradisi-natal-di-jepang/