Pada postingan sebelumnya, kita telah mengetahui tentang makanan khas tahun baru yaitu Osechi Ryori. Nah, pada postingan kali ini, kami akan mengulas mengenai serba serbi tahun baru lainnya yang biasanya ada di Jepang. Selain makanan yang menjadi simbol harapan baik untuk menyambut tahun baru, Jepang juga memiliki tradisi-tradisi unik, seperti menaruh dekorasi-dekorasi sarat makna disekitar lingkungan mereka.
Dekorasi tahun baru di Jepang, disebut sebagai O-shogatsu Kazari (お正月飾り). Biasanya terdiri dari 3 ornamen yang berupa :
1. Kadomatsu (門松) : Merupakan ornamen-ornamen yang populer pada tahun baru. Kadomatsu yang secara harfiah berarti "gerbang pinus," adalah pasangan ornamen yang diletakkan orang di kedua sisi rumah atau pintu masuk toko untuk mengundang dewa panen dan dewa leluhur lainnya. Ini terbuat dari cabang pinus, batang bambu, dan ranting pohon prem yang dibuat dengan gaya ikebana, seni merangkai bunga Jepang.
2. Shimekazari (注連飾り) : Merupakan ornamen berbentuk karangan bunga yang terbuat dari tali jerami, potongan kertas ritual Shinto, jeruk pahit, dan daun pakis. Digantung di pintu untuk mengusir roh jahat dan, pada saat yang sama, mengundang dewa Tahun Baru.
3. Kagami-mochi (鏡餅) : Disebut pula sebagai "kue beras cermin" adalah tumpukan dua kue beras bulat (yang lebih kecil di atas yang lebih besar) dan jeruk pahit dengan daun yang masih menempel. Kagami mochi biasanya didekorasi dengan kertas Jepang dekoratif, pakis, dan rumput laut kering. Namun, dekorasi bervariasi dari satu daerah ke daerah dan keluarga ke keluarga Menaruh dekorasi ini di dalam rumah dimaksudkan untuk meminta para dewa untuk melindungi rumah di tahun mendatang. 'Kagami' berarti 'cermin' dalam bahasa Jepang, dan sering dikatakan bahwa bentuknya menyerupai cermin perunggu yang dianggap sebagai harta karun oleh orang Jepang kuno. Dipercayai bahwa dengan melipatgandakan item mulia seperti itu, kekayaan Anda juga akan berlipat ganda. Jeruk Mandarin di atas mochi disebut dai-dai dianggap dapat memberi harapan dan kemakmuran bagi keturunan berikut.
Replika dari Kagami-mochi banyak dijual di toko-toko dan supermarket Membuatnya menjadi pilihan populer bagi banyak rumah tangga dibandingkan dengan yang buatan tangan. Semua ornamen ini tetap dipamerkan sampai tanggal 7 Januari, hari ketika dewa tahun baru diyakini berangkat dari kunjungan tahun baru mereka.
Sumber :
7 Unique Japanese New Year Traditions. (https://theplanetd.com/japanese-new-year-traditions/)