Bulan Januari merupakan bulan dimana banyak festival musim dingin dilaksanakan di Jepang. Selain festival Sapporo yang terkenal dari Hokkaido, ada pula festival musim dingin dari daerah Niino, sebuah desa di distrik Shimoina, Prefektur Nagano atau biasa disebut pula Niino no Yuki Matsuri (新野の雪祭り). Festival salju di desa Niino ini diadakan setiap tahun pada tanggal 14 dan 15 Januari dan merupakan festival unik yang berfokus pada cerita rakyat.
Niino no Yuki Matsuri dimulai dengan prosesi yang disebut ‘onobori’ atau arak-arakan yang dimulai di Kuil Suwa dan berakhir di Kuil Izu pada malam tanggal 14 Januari. Kemudian, diikuti oleh dinyalakannya obor-obor besar pada dini hari di tanggal 15 Januari hingga semua pertunjukan ditampilkan. Pertunjukan yang ditampilkan biasanya berupa hiburan seperti drama dan tarian-tarian yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat serikat. Mereka menampilkan 16 jenis seni lokal salah satunya adalah serangkaian tarian topeng dan drama dewa-dewa lokal seperti Saiho. Salju dipersembahkan untuk para dewa agar dapat memberkati orang-orang dengan hasil panen yang baik. Ada juga kuda buatan disebut ‘Kyoman’ yang dimaksudkan untuk mengusir roh-roh jahat. Dalam festival ini ditampilkan pula tokoh-tokoh popular Jepang seperti Tengu (dewa kejahatan Jepang), Okina (dewa kebijaksanaan Jepang) dan lain sebagainya.
Berbagai tradisi yang ada pada Niino no Yuki Matsuri mencerminkan budaya Jepang pedesaan yang berbeda dari kehidupan kota. Hal ini merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan bagi kalian yang ingin mengenal lebih jauh mengenai budaya Jepang setempat.
Sumber :
Niino no Yuki Matsuri: A Celebration of Local Folklore in Nagano (https://jpninfo.com/38764)