Memasuki musim dingin, pohon-pohon di Jepang terlihat tertutupi oleh tali-tali dengan struktur unik yang menyerupai mahkota. Tali-tali atau struktur tersebut disebut dengan Yukitsuri (Penahan Salju). Tujuan dibuatnya Yukitsuri ini adalah untuk melindungi cabang-cabang pohon dan semak-semak dari beratnya salju. Untuk membangun Yukitsuri ini, terdapat berbagai cara atau teknik yang dapat dilakukan. Tetapi, teknik yang paling umum adalah dengan mendirikan tiang bamboo panjang di dekat batang pohon dan kemudian menurunkan tali bagian atas tiang untuk dilekatkan pada cabang. Tali berfungsi untuk memecah salju agar tidak menumpuk berat di atas ranting-ranting pohon. Dalam satu pohon, biasanya dapat membutuhkan sampai 800 tali untuk dijadikan Yukitsuri.
Orang Jepang, sangat mengutamakan keindahan. Begitupun dengan Yukitsuri yang merupakan kombinasi antara fungsi dan keindahan. Tali-tali direntangkan mengelilingi pohon dengan posisi yang seimbang dan panjang yang selaras dengan ketinggian cabang-cabang pohon. Yukitsuri dapat menambah keindahan pemandangan di musim dingin apalagi dengan lampu yang dipasang untuk menyoroti untaian tali di malam hari.
Tradisi Yukitsuri dipercaya ada dari Periode Edo yang dimulai oleh para petani di Honshu Utara untuk melindungi hasil panennya. Kini, Yukitsuri telah menjadi pemandangan yang umum di Kanazawa Taman Kenrokuen. Yukitsuri juga dapat dilihat di Taman Hibiya, Kebun Botani Jindai, Taman Yoyogi dan Taman Inokashira di Tokyo. Meskipun, di Tokyo saljunya tak lagi lebat, Yukitsuri tetap digunakan dan menjadi symbol dari datangnya musim dingin.
Sumber :
https://www.amusingplanet.com/2015/05/yukitsuri-japanese-snow-suspenders.html