Kuuki Wo Yomu (空気を読む), Teknik Membaca Suasana Untuk Memahami Hubungan Sosial Orang Jepang

Ditulis oleh: Administrator, 07-02-2020

Pernahkah Anda mendengar sitilah ini sebelumnya?

              Kuuki wo yomu, jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dapat diartikan memnjadi “membaca udara” (kuuki = udara, yomu = membaca). Membaca udara? Kalimat ini mungkin masih terdengar aneh di telinga kita. Akan tetapi, “membaca udara” memiliki arti dan maksud yang sama dengan “membaca suasana”.

              Lalu, apa sebenarnya kuuki wo yomu ini?

              Kuuki wo yomu adalah salah satu budaya Jepang yang sangat penting dan selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi mereka yang berkecimpung dalam masyakarat Jepang atau dalam dunia kantoran.

              Kuuki wo yomu adalah budaya akan kesadaran diri kita untuk membaca suasana yang terbentuk di sekitar kita. Jika dalam dunia kerja contohnya seperti dalam rapat, kita harus memiliki kepekaan apakah ide kita diterima oleh atas atau tidak. Atau dalam lingkungan pertemanan, jika kita akan mengajak teman permainan untuk pergi ke suatu tempat kita harus membaca suasana untuk mengucapkan kalimat ajakan yang tepat.

              Mengapa membaca suasana sekitar begitu penting dalam masyarakat Jepang?

Masyarakat Jepang memiliki kecenderungan untuk tidak mengutarakan pendapatnya secara to the point, pendapat yang dimaksud di sini adalah pendapat untuk menolak sesuatu. Sebagai gantinya mereka menggunakan kalimat tidak langsung dan berisi kiasan, yang sebenarnya memiliki arti “menolak”. Maka dari itu “membaca suasana” merupakan hal yang penting dalam berkomunikasi.

Jika kita tidak dapat “membaca suasana”, bisa jadi kita dianggap tidak sopan atau tidak tahu malu, parahnya kita bisa saja tidak dimasukkan dalam “lingkar pertemanan”. Akan tetapi terlalu peka dalam “membaca suasana” juga tidak baik. Jika sedikit-sedikit kita terlalu sensitive atau terlalu meperhatikan “suasana sekitar”, kita akakn kehilangan jati diri dan kemampuan untuk mengutarakan pendapat kita.

              Kuuki wo yomu adalah budaya yang bagus untuk diterpkan dalam masyarakat berkelompok. Dengan ini kita bisa memahami “isi hati” tanpa perlu berkata-kata, hal ini juga dapat meningkat rasa kepercayaan satu sama lain. Hal ini juga merupakan tata karma yang baik karena kita bisa menjadi lebih peka terhadapa perasaan orang lain. Akan tetapi semua yang berlebihan tidaklah baik. Ada saatnya kita peka dan mengutamakan perasaan orang lain, tapi ada pula saat di mana kita harus berani untuk mengutaran pendapat atau perasaan kita.

Untuk Informasi mengenai sekolah, beasiswa, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber             : http://blog.luckywifi.net/kuuki-wo-yomu-reading-the-wind-how-to-understand-japanese-social-relations-and-why-it-is-better-to-give-up-on-it/

Sumber gambar: https://www.famitsu.com/images/000/163/076/y_5b8507a051d45.jpg ;https://kuukiyomi.com/images/omake/wall03.jpg