Apakah kalian pernah mendengar tentang Yokai? Yokai adalah sebutan lain dari goblin yang dipercaya oleh orang Jepang sejak zaman dahulu. Salah satu Yokai yang bernama Amabie (アマビエ), yokai yang berbentuk setengah manusia dan setengah ikan yang memiliki paruh, merupakan yokai dari Zaman Edo yang dipercaya dapat membantu Jepang menghadapi sebuah wabah. Oleh karena itu, sekarang, Amabie kembali menjadi bahan pembicaraan hangat masyarakat di media sosial Twitter dan Instagram. Banyak orang telah mengunggah gambar-gambar Amabie dengan berbagai jenis bentuk. Ada yang terbentuk dari origami, daruma, roti, makanan manis Jepang, dan lain-lain, dengan harapan pandemi Covid-19 ini segera berakhir.
Lalu, sebenarnya bagaimana sih awal mula dari Amabie ini? Cerita bermula pada tahun 1846 ketika seorang pejabat pemerintahan pergi ke Prefektur Kumamoto untuk menyelidiki tentang desas-desus makhluk bersinar yang ada di lautan setiap malam. Makhluk itu kemudian muncul dari dalam air dan memperkenalkan diri sebagai Amabie lalu meramalkan bahwa Jepang akan mengalami 6 tahun panen berlimpah setelah sebuah epidemi yang terjadi. Ia menyarankan pejabat tersebut untuk menggambarkan Amabie beserta ramalannya dan menunjukkannya ke orang lain, sampai akhirnya ramalan tersebut sampai ke ibukota.
Seberapa akurat kan ramalan dari Amabie? Ramalannya pada tahun 1846 sangat tepat ketika ia memperingatkan bahwa akan berlangsung pandemi influenza di tahun 1847-1848. Lalu Amabie muncul dan kembali meramal bahwa Jepang akan menderita beberapa wabah yang parah yang memasuki Jepang setelah Jepang dibuka untuk melakukan perdagangan dengan orang asing.
Kini Amabie menjadi salah satu harapan masyarakat Jepang agar pandemi ini segera berlalu, sehingga beberapa rumah dan toko mulai memasang daruma Amabie, dan beberapa masyarakat juga mengunggah gambar Amabie di media sosial.
Sumber:
https://blog.gaijinpot.com/meet-the-japanese-yokai-that-will-save-us-from-the-coronavirus/
Sumber gambar:
https://mag.minne.com/2020/05/15/special_topics/