Kebersihan di Jepang

Ditulis oleh: Administrator, 28-08-2020

           Jepang merupakan negara yang dikenal sangat rapi dan bersih. Tidak ada sedikitpun kotoran atau sampah yang bertebaran di jalan raya, padahal jumlah tempat sampah di Jepang yang ada di tempat umum tidak sebanyak jumlah tempat sampah umum yang mudah dijumpai di Indonesia. Lalu, bagaimana bisa jalanan di Jepang tetap bersih? “Tidak membuang sampah sembarangan” sudah menjadi budaya bagi orang Jepang, bahkan sampai pada pola pikir setiap orang. Mungkin hal tersebut terdengar sedikit klasik, tetapi  dibalik “tidak membuang sampah sembarangan”, ada hal menarik yang dilakukan orang Jepang untuk membuat lingkungannya selalu bersih dan bebas polusi.

           Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, di tempat umum di Jepang, sedikit dijumpai tempat sampah, hanya stasiun dan bandara saja tempat umum yang menyediakan banyak tempat sampah. Berbeda dengan Indonesia, alasan disediakan banyak tempat sampah di tempat umum adalah agar kita tidak membuang sampah sembarangan. Tetapi, berbeda dengan pola pikir orang Jepang, sedari kecil orang Jepang sudah diajarkan untuk bertanggung jawab atas kekotoran yang mereka buat, dan selalu membawa pulang sampah yang mereka buat ke rumah untuk dibuang apabila tidak menemukan tempat sampah di tempat umum.

           Orang Jepang tidak makan sambil berjalan. Maksudnya adalah, pada saat orang Jepang membeli makanan di pinggir jalan atau yang biasa disebut dengan “streetfood”, apabila mereka ingin langsung mengkonsumsi makanan tersebut, maka mereka akan diam di tempat dan menghabiskan makanan mereka, kemudian mengembalikan plastik atau tempat dari makanan tersebut kepada penjualnya untuk nantinya dibuang di tempat sampah yang ada di toko penjual tersebut. Tetapi biasanya, tempat sampah disediakan di area streetfood tersebut, sehingga saat orang selesai makan, mereka bisa langsung membuang sampahnya ke tempat sampah. Sama halnya dengan mesin penjual otomatis yang ada di Jepang, di samping mesin tersebut selalu disediakan tempat sampah.

Selain tentang tempat sampah di tempat umum, orang Jepang juga memiliki budaya untuk rutin dalam memisah-misahkan sampah. Di Jepang, terdapat hari khusus yang disebut dengan hari daur ulang, di mana mereka harus memisah-misahkan sampah mereka dengan baik dan benar. Contohnya seperti memisahkan kertas koran dan kertas majalah sebelum ditumpuk menjadi satu, kemudian mencuci kaleng atau toples saus sampai bersih, baru kemudian dibuang ke tempat sampah. Apabila mereka tidak melakukan hal tersebut, maka mereka harus mengambilnya dan memilah atau membersihkannya dengan baik.

           Orang-orang yang tinggal di Jepang memiliki komunitas pembersihan di masing-masing lingkungan tempat tinggalnya, sehingga mereka diminta untuk mengikuti bersih-bersih rutin yang biasanya dilakukan pukul 7 pagi sebelum mereka berangkat bekerja. Hal yang paling utama dilakukan adalah membersihkan dan merapikan lingkungan sekitar tempat mereka tinggal. Kegiatan bersih-bersih rutin tersebut biasanya banyak dilakukan di daerah-daerah yang berkonsep perumahan atau perkampungan yang ada di Jepang. Bagi orang-orang yang tinggal di apartemen, hal tersebut jarang dilakukan, tetapi tetap saja setiap keluarga diwajibkan untuk memilah-milah sampah mereka dengan baik dan benar sesuai aturan yang sudah ada.

Untuk Informasi mengenai sekolah, beasiswa, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://japantoday.com/category/features/lifestyle/8-reasons-japan-is-so-clean

https://www.weforum.org/agenda/2017/07/why-japanese-dont-litter/