Dondo Yaki, Api yang Memulai Tahun Baru

Ditulis oleh: Administrator, 02-01-2021

      Setiap tahun, daerah Ota menggelar perayaan tahun baru yang disebut “Dondo-Yaki”. Asal mula diadakannya adalah sejak zaman Heian, dimana para bangsawan membakar bambu di istana mereka dengan tujuan ramalan. Adat ini terus berlanjut dan menjadi acara tradisional yang terbuka untuk semua orang.

      Dondo-Yaki diselenggarakan pada tanggal 14 atau 15 Januari yang dipercaya orang Jepang sebagai akhir dari perayaan tahun baru. Dalam tradisi Jepang, shimezakari (jimat keberuntungan) dan ranting pinus digunakan untuk menarik para dewa ke rumah. Setelah perayaan selesai, cara yang tepat untuk membuang dekorasi tersebut adalah dengan membakarnya agar para dewa dapat kembalil ke surga.

      Pada hari Dondo-Yaki, penduduk setempat membuat tumpukan menggunakan bambu dan ranting pinus juga dekorasi tahun baru yang sudah digunakan. Penduduk juga menyediakan minuman tradisional dan makanan ringan untuk orang luar. Sebelum api dinyalakan, perwakilan dari setiap komplek memberi pidato singkat tentang mulainya tahun baru dan memimpin doa bersama untuk keberuntungan. Kemudian pendeta Shinto akan melakukan upacara tradisional Oharai, untuk menjauhkan kesialan dari orang-orang. Setelah api padam dan yang tersisa hanya abu, para penduduk mengikat ubi pada batang bambu panjang dan memanggangnya disana. Para penduduk percaya bahwa dengan memakan ubi panggang dari abu sisa Dondo-Yaki akan memberikan tahun penuh keberuntungan.

Untuk Informasi mengenai sekolah, beasiswa, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://ota-tokyo.com/destination/dondo-yaki/27752

Sumber gambar:

https://www.townnews.co.jp/0301/images/a000836249_01.jpg