Jepang yang kental akan kekayaan budayanya memiliki kepercayaan kepada yōkai atau makhluk supernatural yang memiliki banyak jenis dan bentuk. Beberapa yōkai dipercaya menjadi penyebab terjadinya fenomena alam. Salah satunya adalah terjadinya gempa bumi. Sama seperti Indonesia, Jepang juga merupakan negara yang berlangganan mengalami gempa bumi. Apakah kejadian gempa bumi juga merupakan ulah yōkai?
Ōnamazu, sesuai dengan artinya, adalah ikan lele raksasa yang tinggal di saluran air sekitar Jepang. Mereka juga mendiami gua-gua besar di bawah tanah. Mereka menggali dan menggasak lumpur saat merasa terganggu atau bersemangat. Karena ukurannya yang raksasa, pergerakan ōnamazu dianggap lebih dahsyat dibanding lele biasa dan berbahaya bagi manusia. Ketika ikan-ikan raksasa ini aktif, mereka dapat mengguncang bumi dengan pukulan keras, menyebabkan gempa bumi di daerah dekat tempat tinggal mereka.
Dahulu, orang-orang percaya bahwa gempa bumi disebabkan oleh naga besar yang tinggal jauh di dalam bumi. Pada zaman Edo, gagasan tentang ikan lele yang menyebabkan gempa bumi mulai menggantikan kepercayaan pada naga sebagai asal mula aktivitas seismik. Pada Gempa Besar Ansei tahun 1855, ōnamazu menjadi pelaku utama yang disalahkan atas gempa bumi.
Kuil Kashima di Prefektur Ibaraki adalah sumber dari terkenalnya cerita tentang ōnamazu. Dewa kuil tersebut, dewa seni bela diri bernama Takemikazuchi, dikatakan telah menaklukkan ōnamazu. Dia meletakkannya di bawah kuil, menusuk kepala dan ekornya dengan batu suci yang masih ada di kuil. Bagian atas batu terlihat menonjol dari tanah.
Alasan ikan lele menjadi penyebab gempa bumi adalah karena banyak saksi menyatakan mereka melihat ikan lele bertingkah aneh, menggasak dengan keras tanpa alasan, tepat sebelum terjadi gempa. Rumor tersebut menyebar dengan cepat bahwa ikan lele memiliki semacam kemampuan untuk meramal bencana yang akan datang. Sejak saat itu, ikan lele kera muncul sebagai simbol gempa bumi, baik sebagai penyebab maupun sebagai tanda peringatan datangya bencana. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ikan lele sebenarnya sangat sensitive terhdap listrik dan menjadi lebih aktif sesaat sebelum gempa. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan ikan lele bukan sekedar mitos belaka.
Sumber artikel:
http://yokai.com/oonamazu/
Sumber gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/55/Namazu-e.jpg