Kuil Kotohira-gu, Kuil yang Wajib dikunjungi di Prefektur Kagawa

Ditulis oleh: Administrator, 08-10-2021

           Jika kalian berada di prefektur Kagawa, cobalah pergi ke Kotohira untuk berkunjung ke Kuil Kotohira-gu. Kotohira terletak di daerah pedalaman Prefektur Kagawa dan merupakan kawasan wisata dengan banyak bangunan bersejarah, seperti Kuil Kotohira-gu.

           Di dalam kota, berbagai acara keagamaan dan lainnya diadakan di setiap musim, dan banyak festival tradisional telah diadakan sejak zaman kuno di Kuil Kotohira-gu.

           Kuil Kotohira-gu sangat dikenal oleh orang Jepang, hingga pada zaman Edo dikatakan sebagai kuil yang sebaiknya dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup. Kuil ini terkenal dengan jalannya yang panjang untuk menuju bangunan utama kuil. Dari pintu masuk menuju Kuil Izutama yang ada di puncak terdapat sekitar 1.368 anak tangga yang harus dilalui. Kuil ini juga sering disebut dengan nama “Konpira”.

kotohira-2

           Sebelum pergi menuju Kuil Kotohira-gu, pengunjung harus melawati jalan yang dipenuhi suasana tradisional Jepang. Di kedua sisi jalan berjajar berbagai macam kedai udon, restoran, dan juga toko oleh-oleh.

           Tujuan utama datang ke Kotohira sudah jelas untuk berkunjung ke Kuil Kotohira-gu. Namun, mendaki ke Kuil Kotohira-gu bukanlah hal yang mudah. Biasanya langkah para peziarah akan terhenti setelah mencapai bangunan utama kuil, yaitu pada anak tangga ke-785.

           Di samping bangunan utama kuil terdapat teras pandang. Dari sini para pengunjung dapat melihat dataran Sanuki. Setelah melihat pemandangan Jembatan Seto Ohashi dan Sanuki Fuji, pengunjung akan merasakan seluruh usaha keras saat mendaki ke sini tidaklah sia-sia. Jika energi masih tersisa, perjalanan dapat dilanjutkan hingga ke puncak! Setelah mendaki 1.368 anak tangga akan terlihat keseluruhan wilayah Kotohira dari tempat yang lebih tinggi.

kotohira-3Konpira-Inu

           Di jalan menuju kuil, pengunjung juga dapat menjumpai "Konpira Inu". Konpira Inu adalah anjing yang menggantikan pemiliknya untuk berziarah ke Kuil Kotohira-gu. Pada zaman Edo, pergi ke mana pun hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki sehingga berkunjung ke Kuil Kotohira-gu yang letaknya sangat jauh adalah hal yang sulit. Oleh karena itu, lahirlah budaya mengutus anjing peliharaan untuk menggantikan pemiliknya berziarah ke kuil ini. Kantong kecil digantungkan di leher anjing yang di dalamnya terdapat kifuda (papan kayu kecil berisi tulisan doa), barang persembahan, dan biaya transportasi. Biasanya anjing akan mengikuti para peziarah lain yang juga melakukan perjalanan menuju Kuil Kotohira-gu. Setelah sampai di Kuil Kotohira-gu dengan selamat, misi anjing telah selesai.

           Ada 2 cara untuk menuju Kotohira, yaitu dengan naik kereta JR dari Stasiun Takamatsu menuju Stasiun JR Kotohira atau naik kereta listrik Kotohira dari Stasiun Takamatsu-Chikko menuju Stasiun Kotoden-Kotohira.

Untuk Informasi mengenai sekolah, beasiswa, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://matcha-jp.com/id/3045

https://www.fun-japan.jp/id/articles/10547

https://id.zekkeijapan.com/spot/index/584/

Sumber gambar:

https://s3-ap-northeast-1.amazonaws.com/thegate/2021/01/25/18/54/35/Kotohiragu-Shrine.jpg

https://assets.my-kagawa.jp/storage/tourism_attractions/10078/responsive_images/MERKQ2gvzQruqMvoSYm5w18zlsPUU81zo1wNBLUT__1600_1062.jpeg

https://lh3.googleusercontent.com/6YVGFEvnN3R-xGD0Afx3hVlQWy1qi04obPFBugHMlJjlp5K5eRXWrWqz2e6kkqG-2Xqx19xv3VOBbAm9lGyT3yZKnGkO_9CLtWvV9x85LDb1V6cGuZkshrLFpvwIiXlo0XsSpON6