Apakah kalian pernah mendengar tentang ehomaki? Ehomaki adalah jenis dari futomaki, sushi berukuran lebih besar dari pada sushi pada umunya dengan isian yang tentu saja terdiri dari berbagai bahan. Lalu, apa yang membuat ehomaki ini spesial?
Setelah melahap ehomaki, dipercaya akan mendapatkan keberuntungan. Bagaimana caranya? Ehomaki merupakan salah satu makanan musiman yang hanya dinikmati saat Festival Setsubun, festival yang diadakan setiap awal Februari, bulan akhir musim dingin. Setsubun dirayakan untuk menyambut kembali musim semi pada bulan Maret. Menurut kalender lunar sendiri, setsubun menandai pembagian antara musim dingin dan musim semi, dipercaya merupakan saat genting ketika roh jahat mengamuk. Karena hal tersebut, dibuatlah ehomaki yang mengandung tujuh bahan utama, di mana tujuh merupakan angka keberuntungan yang sesuai dengan sichifukujin, atau Tujuh Dewa Keberuntungan. Namun, untuk mendapatkan keberuntungan tersebut, dalam keheningan, kita harus melahap ehomaki dalam satu gigitan pada satu waktu sambil menghadap ke arah keberuntungan yang telah ditentukan, atau biasa disebut dengan eho (恵方).
Lalu, apa sajakah tujuh bahan yang terdapat dalam ehomaki? Sebenarnya, tidak ada aturan khusus akan bahan apa yang bisa kita gunakan untuk membuat ehomaki, namun biasanya anago (belut), tamago yaki (telur gulung), jamur shiitake yang direbus, merupakan sumber protein utama yang sering digunakan. Ada pula kanpyo (labu kering), mentimun, sakura denbu (bubuk ikan manis), dan koyadofu (tahu kering) sebagai bahan-bahan tambahan yang juga digulung dalam ehomaki.
Apakah kalian tertarik untuk mencoba ehomaki?
Sumber:
https://www.nippon.com/en/japan-video/m00148/celebrating-early-spring-with-ehomaki-sushi-rolls.html
https://livejapan.com/en/in-kansai/in-pref-osaka/in-namba_dotonbori_shinsaibashi/article-a2000589/
https://shun-gate.com/en/power/power_27/
Sumber gambar:
https://image.omatsurijapan.com/articleimg/2020/01/d464d8e236f8c534d0b41e165424dc50_m-1200x900.jpg