Pernahkah kalian mendengar tentang Kiritanpo? Kiritanpo adalah makanan tradisional Prefektur Akita yang terdiri dari nasi yang dihancurkan yang dililitkan dengan batang cedar dan dipanggang, kemudian dikeluarkan dari batangnya dan dipotong-potong agar lebih mudah untuk dimakan. Konon makanan tersebut dikembangkan oleh para penebang pohon cedar yang terpencil di pegunungan yang menggunakan nasi sisa di gubuk gunung. Saat dibiarkan tusuknya, makanan ini disebut “tanpo”, dan dimakan setelah dipanggang dan diberi taburan miso. Versi yang dipotong disebut "kiritanpo," yang berasal dari kata Jepang “kiri” yaitu untuk memotong.
Terbuat dari nasi, teksturnya kenyal dengan rasa yang ringan, manis, dan aroma yang menggugah selera saat dipanggang. Makanan ini dapat ditambahkan ke hot pot atau dibumbui dengan pasta miso dan dianggap sebagai hidangan rumah tangga pokok di Akita utara, namun makanan ini dapat dengan mudah ditemukan di seluruh prefektur. Kiritanpo nabe sangat populer di Prefektur Akita sehingga hampir selalu ditampilkan dalam acara kedewasaan, pernikahan, penguburan, dan acara seremonial lainnya.
Sumber:
https://www.fun-japan.jp/id/articles/4043
Sumber gambar:
https://common3.pref.akita.lg.jp/akitamai/wp-content/uploads/2020/09/6502e702671afa89925a90dae3763abb.jpg