春夏秋冬 atau shunkashuutou merupakan gabungan kanji yang melambangkan 4 musim di Jepang. Musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Setiap musim mempunyai karakteristiknya masing-masing. Seperti musim semi yang terkenal dengan mekarnya sakura, momiji yang bisa ditemui di musim gugur, suhu panas yang bisa dirasakan di musim panas, atau butiran salju yang ada di musim dingin.
Tapi apakah minasan tau dengan adanya berbagai musim, orang Jepang merepresentasikannya dalam banyak hal, misalnya melalui motif kimono. Hal ini karena masyarakat Jepang mengagumi dan menghargai alam yang dapat dilihat melalui corak dan warna kimono di setiap musimnya.
Misalnya saja, kimono dengan motif sakura sangat menonjol ditemukan pada saat musim semi. Pada musim semi pun corak bunga peoni juga sering digunakan pada saat musim tersebut. Selain itu, motif yang sering dipakai saat musim dinigin, yakni motif salju bewarna putih dan corak bunga plum. Tidak hanya itu, pada musim panas, corak lautan ombak dan daun maple bewarna merah juga cukup sering digunakan. Sedangkan bagi musim gugur, motif kimono yang digunakan biasanyak motif dengan corak bunga krisan.
Representasi setiap musim pada motif kimono menunjukkan kecintaan masyarakat Jepang dan kedekatan mereka dengan alam sehingga menjadikan corak dan motif kimono yang indah dan bervariasi.
Sumber Gambar : https://images.theconversation.com/files/480575/original/file-20220823-11-bzckmi.jpg?ixlib=rb-1.1.0&rect=22%2C29%2C4917%2C3258&q=45&auto=format&w=926&fit=clip
Sumber : https://int.kateigaho.com/articles/tradition/patterns-21/