Mengenal Subkultur Trend Fashion Jepang “Yami Kawaii”

Ditulis oleh: Administrator, 04-08-2023

         Jika mendengar kata “Kawaii” dalam trend fashion Jepang, yang pertama kali terpikirkan mungkin adalah Harajuku Style dengan nuansa gaya berpakaian yang imut, gemas, dan lucu (kawaii). Seperti lolita dress berwarna pastel, kaus kaki berenda, aksesoris pita atau boneka kecil, dan gaya rambut yang diikat twintail atau ponytail. Namun, selain tampilan imut dari Kawaii Harajuku Style tersebut, terdapat juga trend fashion bernama Yami Kawaii yang masih tergabung dalam subkultur Harajuku Style. Lalu seperti apakah gaya berpakaian Yami Kawaii tersebut?

         Dalam bahasa Jepang “Yami” yang memiliki arti “Kegelapan” dan “Kawaii” yang memiliki arti “Lucu” berpadu menciptakan nuansa baru dalam berpakaian yang ternyata juga memiliki makna mendalam bagi penggunanya. Yami Kawaii (病み可愛い) awalnya lahir dari trend fashion kawaii Harajuku style di kalangan masyarakat Jepang yang memiliki masalah dengan penyakit mental (mental illness). Penggunanya memadukan pakaian berwarna-warna pastel yang identik dengan kawaii Harajuku style dengan aksesoris seperti jarum suntik, perban luka, obat-obatan, silet, pistol, dan lain-lain yang merupakan bentuk dari kebebasan penggunanya mengekspresikan masalah mental mereka secara tersirat.

         Fashion yami kawaii ini membawa pesan untuk mengajak orang-orang yang memiliki masalah mental agar lebih peduli terhadap kesembuhannya dengan menjadikan fashion sebagai salah satu media terapinya. Bisuko Ezaki, perintis subkultur yami kawaii berharap fashion yami kawaii ini bisa membantu orang-orang yang mempunyai masalah atau kehidupan yang lebih sulit hingga menganggap dunia ini gelap, agar mereka tetap bisa mengungkapkannya di tengah-tengah homogenitas masyarakat Jepang yang terkadang masih mengganggap masalah mental sebagain suatu hal yang tabu.

Untuk Informasi mengenai sekolah, beasiswa, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://www.kompasiana.com

https://paloliworld.com/blogs/news/what-is-menhera

Sumber gambar:

https://pbs.twimg.com/media/E4pdTHPVEAQn2nX?format=jpg&name=large