Torii, Gerbang Pembatas Dunia Manusia dengan Kawasan Suci para Dewa-dewa

Ditulis oleh: Administrator, 01-09-2018

       Kuil-kuil Shinto di Jepang, umumnya memiliki sebuah gerbang, entah berwarna merah atau putih, atau tanpa warna. Gerbang ini biasa disebut torii. Warna torii yang bervariasi tergantung pada bahannya, ada yang terbuat dari kayu, dan ada yang dari batu. Konon, torii dipercaya sebagai gerbang yang menjadi batas antara dunia manusia dengan kawasan suci tempat para dewa tinggal. Jumlah torii di setiap kuil Jepang bervariasi, namun rata-rata berkisar beberapa hingga ratusan bahkan ribuan.

Secara umum, bentuk torii (gerbang) dibagi menjadi dua macam, yaitu:

Pertama, bentuk myoojin. Bentuk torii seperti ini dapat minna-san temukan di berbagai lokasi di Jepang. Salah satunya yang terkenal adalah torii yang berdiri di tengah laut di pulau Miyajima, Hiroshima.

Image and video hosting by TinyPic

                                                                        Kuil di Miyajima, Hiroshima

Kedua, bentuk Shinmei yang tergolong sederhana jika dibandingkan dengan MyoojinTorii bentuk ini diyakini sebagai bentuk yang paling tua. Bentuk torii seperti ini dapat ditemui di Ise Jingu, salah satu kuil popular Jepang yang berlokasi di prefektur Mie.

 

Image and video hosting by TinyPic

                                                                     Salah satu torii yang terdapat di Ise Jingu, Jepang

Nah, sekarang jika minna-san  berkunjung ke kuil Shinto di Jepang, bentuk torii manakah yang minna-san temukan?

Untuk Informasi mengenai sekolah, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.com/