Berbicara tentang makhluk mitologi, tidak hanya Indonesia saja yang memilikinya. Jepang dengan segala keunikannya pun juga memiliki berbagai macam makhluk mitologi lo! Salah satunya adalah Namahage. Apakah kalian pernah mendengar tentang namahage? Namahage adalah sosok siluman (youkai) dalam cerita rakyat Jepang. Karakter siluman tersebut biasanya diperankan oleh lelaki dengan memakai topeng oni (setan Jepang) dan jubah jerami tradisional Jepang (mino) selama perayaan tahun baru.
Di kawasan prefektur Akita, Honshu Utara, Jepang, terdapat sebuah tradisi dimana Namahage dijadikan alat untuk menakut-nakuti anak kecil yang malas mengerjakan pekerjaan rumah dan nakal. Tradisi ini dilakukan selama perayaan tahun baru yang mana kelompok 2 atau 3 pemuda desa akan menyamar sebagai Namahage, memakai jas hujan jerami, band pinggang, mengenakan topeng besar, memegang pisau kayu dan ember. Selanjutnya para pemuda tersebut akan mencari anak-anak yang nakal, malas mengerjakan pekerjaan rumah, dan tidak memakan sayur-sayuran. Namahage biasa dibuat dalam kelompok kecil dan mengunjungi rumah sambil berteriak: "Ada anak yang tidak patuh kepada orang tua di sini?" atau "Ada anak nakal di sini?". Saat mereka berteriak, Namahage akan melambai-lambaikan pisau palsu yang mereka pegang, dan membuat banyak anak ketakutan dan lari ke orang tua masing-masing. Dengan adanya tradisi ini, nilai yang dapat diajarkan adalah agar anak-anak turut membantu pekerjaan rumah, berperilaku baik, dan patuh kepada orang tua. Tidak hanya membuat tahun baru akan lebih meriah, namun sarat akan nilai-nilai juga ya!
Sumber:
https://www.japantimes.co.jp/news/2019/03/07/national/namahage-demon-festival-northern-japan-grapples-blessing-curse-unesco-listing/
Sumber Gambar:
https://www.japantimes.co.jp/uploads/imported_images/uploads/2019/03/n-namahage-a-20190308.jpg