Siswa sekolah dasar di Jepang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang tidak hanya berkontribusi pada perkembangan akademis mereka tetapi juga membentuk keterampilan hidup dan nilai-nilai penting. Salah satu kegiatan yang paling mencolok adalah praktik 体育会活動 (taiikukai katsudou), yang merujuk pada klub olahraga ekstrakurikuler. Klub-klub ini, yang biasanya diadakan setelah jam sekolah, memungkinkan siswa untuk berpartisipasi dalam berbagai olahraga seperti sepak bola, baseball, dan judo. Melalui kegiatan-kegiatan ini, siswa belajar tentang pentingnya kerja sama tim, disiplin, dan ketekunan.
Selain klub olahraga, siswa sekolah dasar di Jepang juga berpartisipasi dalam 文化部活動 (bunka bu katsudou) atau kegiatan klub budaya. Klub-klub ini berfokus pada kegiatan seperti upacara teh tradisional Jepang, kaligrafi, dan paduan suara. Dengan terlibat dalam kegiatan budaya ini, siswa tidak hanya mengembangkan apresiasi terhadap warisan budaya mereka tetapi juga mengasah keterampilan artistik dan kreatif mereka. Klub budaya memberikan platform bagi siswa untuk mengekspresikan diri dan menampilkan bakat mereka dalam lingkungan yang mendukung dan memelihara.
Selain itu, siswa sekolah dasar di Jepang juga terlibat dalam kegiatan pelayanan masyarakat, yang dikenal sebagai 地域奉仕 (chiiki houshi). Kegiatan-kegiatan ini melibatkan siswa untuk menyumbangkan waktu mereka membantu membersihkan taman-taman lokal, membantu orang tua, atau berpartisipasi dalam acara penggalangan dana untuk tujuan amal. Melalui pelayanan masyarakat, siswa belajar tentang nilai memberikan kembali kepada masyarakat dan mengembangkan rasa empati dan tanggung jawab sosial. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat tetapi juga membantu menanamkan nilai-nilai penting pada siswa yang akan mereka bawa hingga dewasa.
Sumber Gambar:
https://media.cnn.com/api/v1/images/stellar/prod/220316021755-japan-school-girls-file-restricted.jpg?q=h_1625,w_2437,x_0,y_0