Oiran Dochuu adalah perekaan ulang parade yang diterapkan di periode Edo (1603-1867),di mana kalian bisa melihat para wanita dan pria mengenakan pakaian tradisional yang digunakan di periode Edo. Parade ini diakhiri oleh pertemuan tayu (oiran tertua) dan pelanggannya.
Oiran adalah seorang wanita penghibur kelas atas yang memiliki banyak kemampuan seni, yang memiliki status selebriti selama periode Edo. Oiran sering disamakan dengan geisha, namun oiran sebenarnya adalah wanita malam yang umum terjadi pada abad 17-18 hingga dilarang setelah Perang Dunia II. Pada masa itu, prosesi Oiran Dochuu terlihat di jalan-jalan Yoshiwara dekat Asakusa di mana para oiran dan beberapa penjaga akan berparade di jalan-jalan sebagai bentuk iklan. Saat ini Prosesi Oiran Dochuu diadakan sebagai bagian dari Ichiyo Sakura Matsuri pada hari Sabtu kedua bulan April.
Festival ini mencakup pertunjukan di panggung oleh anak-anak setempat, kedai makanan, dan pasar loak tetapi acara utamanya adalah Prosesi Oiran Dochou. Oiran mengenakan kimono berlapis-lapis yang mencolok dan rumit. Hiasan rambutnya sama mewahnya dengan kimono yang dikenakannya. Oiran Dochu sangatlah populer di Jepang, karena Oiran jarang tampil di depan umum, dan Oiran hanya tampil di depan umum dalam acara-acara tertentu saja! Mau menjadi bagian acara ini untuk merasakan suasana Jepang di periode Edo?
Sumber:
https://ikidane-nippon.com/id/features/page
https://en.japantravel.com/tokyo/oiran-dochu-procession/28434
Sumber Gambar:
https://www.japantimes.co.jp/wp-content/uploads/2016/03/n-oiran-a-20160310.jpg