Sejarah transportasi di Jepang dimulai sejak zaman kuno dengan penggunaan jalan darat, sungai, dan laut sebagai sarana transportasi utama. Namun, dengan berkembangnya zaman, Jepang berhasil berevolusi menjadi salah satu negara dengan sistem transportasi yang canggih dan efisien di dunia. Sejak diperkenalkannya kereta api pada abad ke-19, transportasi di Jepang terus mengalami kemajuan pesat yang membentuk fondasi sistem transportasi modern yang kita kenal saat ini.
Kereta api telah menjadi tulang punggung transportasi di Jepang. Dikenal dengan kereta yang tepat waktu, bersih, dan efisien, sistem kereta di Jepang memungkinkan masyarakat untuk bergerak dengan lancar dari satu tempat ke tempat lain. Kereta shinkansen atau kereta cepat menjadi ikon yang melambangkan kemajuan teknologi transportasi Jepang, memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman bagi penumpang.
Di tengah laju modernisasi transportasi Jepang, terdapat stasiun kecil yang bernama Kami-Shirataki, yang bertahan beroperasi hanya karena keberadaan satu siswa yang pulang pergi sekolah dari stasiun tersebut. Meskipun stasiun ini tergolong sepi dan minim penumpang, namun keberadaannya tetap dipertahankan demi kemudahan akses transportasi bagi siswa tersebut. Hal ini mencerminkan komitmen Jepang dalam memastikan aksesibilitas transportasi yang merata untuk seluruh lapisan masyarakat, meski dalam skala kecil.
Kereta di Jepang tidak hanya sekadar menjadi sarana untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi telah menjadi penyokong utama aktivitas masyarakat. Dengan sistem transportasi yang handal dan efisien, kereta di Jepang tidak hanya memperlancar mobilitas penduduk, tetapi juga membentuk pola hidup dan budaya transportasi yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang.
Sumber Gambar:
https://static01.nyt.com/images/2017/11/17/world/17japan-train/17japan-train-superJumbo.jpg