Jepang merupakan negara yang terletak di Benua Asia, tepatnya di Asia Timur. Sama seperti Indonesia, negara Jepang merupakan negara kepulauan juga. Jepang memiliki pulau-pulau yang cantik, seperti Pulau Okinawa, Pulau Kyushu, Pulau Yonagumi, dan masih banyak lagi. Masing-masing pulau tersebut memiliki ciri khas tersendiri yang menimbulkan keragaman dalam banyak hal, salah satunya fauna atau jenis hewan yang ada di Jepang.
Nah, Minna-san pernahkah kalian melihat hewan endemik atau hewan yang hanya bisa ditemukan di tempat asalnya. Salah satunya ialah Shima Enaga. Shima enaga adalah jenis burung liar endemik yang banyak ditemukan di wilayah kepulauan Hokkaido yang merupakan pulau terbesar kedua di Jepang. Burung ini terkenal dengan keunikannya yang memiliki penampilan seperti bola salju yang putih bersih.
Shima Enaga, yang secara ilmiah dikenal sebagai Aegithalos Caudatus, burung kecil yang merupakan subspesies dari long-tailed tit adalah burung yang tersebar luas di daerah beriklim sub-tropis, seperti pada negara-negara di Benua Eropa. Shima enaga juga dikenal sebagai silver-throated tit atau silver-throated dasher. Minna-san tak akan dapat menemukan burung ini di Indonesia yang beriklim tropis, ya.
Nama Shima Enaga sendiri berasal dari kata Shima (島) yang dalam bahasa Jepang berarti pulau dan Enaga (エナガ) yang berarti long-tailed tit. Ukuran shima enaga berkisar 13 hingga 15 sentimeter dan ekornya bisa mencapai 7 hingga 9 sentimeter. Burung kecil ini, subspesies dari burung redstart, dibedakan dari penampilannya yang halus dan seputih salju, yang membuatnya terlihat seperti bola salju mini yang imut dan menyamarkan diri pada salju selama musim dingin berlangsung. Sementara varietas yang ada di tempat lain memiliki bercak kecokelatan dan 'alis' hitam hingga dewasa.
Shima Enaga adalah burung pemakan serangga terutama ngengat, dan biji-bijian berry yang ditemukan di hutan Hokkaido. Habitat alaminya meliputi hutan gugur dan hutan campuran, serta padang rumput sungai, lahan pertanian, taman dan kebun. Lingkungan yang kaya dan beragam di Hokkaido, menawarkan Shima Enaga tempat perlindungan yang sempurna.
Selain keindahan fisiknya, Shima Enaga juga dikenal karena komunikasi vokalnya. Shima Enaga merupakan burung sosial yang berisi sekitar 20-an ekor dalam satu kelompok akan mengeluarkan panggilan khas, yang digambarkan sebagai desisan 'srih-srih'. Suara ini menjadi lebih intens dan cepat ketika salah satu anggota kelompok terisolasi atau harus menyeberangi area terbuka. Sayangnya rentang hidupnya pendek yang hanya 2 hingga 3 tahun saja. Namun, burung ini tetap memenangkan hati banyak orang Jepang, sehingga banyak mainan mewah dan karakter anime yang terinspirasi oleh burung kecil bola salju yang imut ini, lho.
Sumber:
https://student-activity.binus.ac.id/himja/2021/07/shima-enaga-burung-endemik-hokkaido-yang-menyerupai-kapas/
Sumber Gambar:
https://hokkaido-treasure.com/wp-content/uploads/2023/03/Hokkaido-Long-tailed-Tit-4.jpg