Apa Minna-san pernah mendengar tentang serigala Honshu?
Serigala Honshu, atau Serigala Jepang (ニホンオオカミ) merupakan salah satu spesies serigala yang berasal dari Jepang. Serigala ini teridentifikasi sebagai subspesies dari serigala abu-abu pada tahun 1839 oleh ahli binatang yang berasal dari Belanda, Coenraad Jacob Temminck.
Serigala Honshu merupakan subspesies serigala abu-abu yang berukuran cukup kecil. Tubuhnya hanya berukuran kurang lebih 88 cm dari ujung moncong hingga ujung ekornya. Berat badannya tergolong ringan, yaitu hanya sekitar 25 kg. Bentuk tubuhnya sendiri lebih mirip anjing dibanding serigala. Warna bulu serigala Honshu adalah coklat kemerahan.
Populasi serigala Honshu dikatakan cukup besar hingga tahun 1732. Pada saat itu, serigala yang terjangkit rabies mulai bermunculan, dan hal tersebut menyebabkan penurunan populasi serigala Honshu secara drastis. Selain itu, kerusakan habitat dan perburuan oleh manusia menjadi penyebab lain penurunan populasi hewan ini., hingga pada akhirnya serigala Honshu dinyatakan punah pada tahun 1905.
Serigala Honshu memiliki peran yang besar dalam cerita rakyat dan kepercayaan masyarakat Jepang. Dalam cerita rakyat, serigala ini umumnya digambarkan sebagai sosok hewan yang sangat kuat dan mistis dengan kekuatan supernatural yang hebat. Serigala ini juga dipercaya sebagai penjaga daerah pegunungan yang bisa memberikan keberuntungan. Bahkan serigala Honshu terkadang digunakan sebagai subjek dalam karya sastra Jepang dan digambarkan sebagai entitas spiritual yang memiliki peran sebagai pelindung para pelancong.
Sumber:
https://thejapanbox.com/blogs/japanese-history/japanese-wolf