AI dan Pernikahan Virtual: Perkembangan Relasi Modern di Jepang

Ditulis oleh: Administrator, 09-05-2025

     Di Jepang, tren unik muncul: sebagian orang memilih menikah dengan karakter virtual atau kecerdasan buatan (AI). Fenomena ini muncul di tengah meningkatnya kesepian, tekanan sosial, dan kemajuan teknologi.

     Salah satu contoh paling terkenal adalah Akihiko Kondo, yang menikah secara simbolis dengan Hatsune Miku, penyanyi virtual. Meski tak diakui hukum, ia menggelar upacara lengkap—lengkap dengan tuksedo dan "pengantin" hologram.

     Banyak orang Jepang menghadapi isolasi sosial, dan hubungan dengan AI atau karakter fiksi dianggap memberi kenyamanan emosional tanpa tekanan dari hubungan nyata. Perangkat seperti Gatebox memungkinkan interaksi harian dengan pasangan virtual melalui hologram dan suara AI.

     Fenomena ini menimbulkan pro-kontra: ada yang melihatnya sebagai solusi kesepian, namun ada pula yang khawatir akan dampak sosial jangka panjang. Meski terdengar futuristik, tren ini menunjukkan bagaimana teknologi mulai mengubah cara manusia memahami cinta dan hubungan.

Untuk Informasi mengenai sekolah, beasiswa, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Source:

https://inews.co.uk/wp-content/uploads/2023/08/SEI_166873251.jpg