Jika Anda mencari pengalaman budaya Jepang yang penuh energi, warna, dan semangat kebersamaan, Ohara Matsuri adalah salah satu festival yang menarik untuk disaksikan. Berlangsung setiap tahun di Kota Kagoshima, festival ini dikenal sebagai salah satu perayaan musim gugur terbesar di wilayah Kyushu Selatan. Ohara Matsuri pertama kali digelar pada 1949 untuk memperingati ulang tahun ke-60 Kagoshima sebagai kota resmi. Nama Ohara berasal dari Ohara Bushi, lagu rakyat terkenal dari Kagoshima. Awalnya diadakan untuk membangkitkan semangat masyarakat setelah Perang Dunia II, festival ini kemudian berkembang menjadi simbol kebersamaan dan kebanggaan warga Kagoshima.
Daya tarik utama Ohara Matsuri adalah Soodori, yaitu tarian massal yang memenuhi jalan utama di kawasan Tenmonkan. Ribuan hingga lebih dari 20.000 penari dari berbagai kelompok, seperti sekolah, perusahaan, dan komunitas lokal, bergerak serentak mengikuti irama musik tradisional. Para peserta biasanya mengenakan yukata atau kostum kelompok yang serasi dan penuh warna, menciptakan pemandangan yang meriah. Perpaduan antara musik, gerakan tari, dan ribuan peserta membuat suasana festival terasa sangat hidup sekaligus memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Kagoshima.
Menariknya, Ohara Matsuri tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat lokal. Pengunjung juga dapat ikut merasakan suasana festival melalui sesi Atsumarosa, yang memungkinkan wisatawan bergabung dalam tarian dan mempelajari gerakan dasar Ohara Bushi. Festival ini biasanya berlangsung pada 2–3 November di kawasan Tenmonkan, Kagoshima, dan dapat dinikmati secara gratis. Bagi wisatawan yang ingin melihat sisi budaya lokal Jepang yang meriah dan interaktif, Ohara Matsuri menawarkan pengalaman yang jauh lebih dari sekadar menyaksikan parade.
Source:
https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT5vqbRyAyEzs_ZzF8ocqzISRQ2Ut6t9DSUcYTNqRgNhREUjy_mWLIcFIWF&s=10