Bangau mahkota merah merupakan salah satu spesies bangau yang tinggal di Jepang. Bangau yang memiliki nama latin Grus japonensis ini merupakan salah satu binatang yang sangat dikagumi di Jepang akan keindahannya. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya penggunaan bangau mahkota merah sebagai objek mulai dari lukisan sampai lambang perusahaan. Bangau ini juga dikenal melambangkan kebahagiaan dan umur panjang. Namun berlawanan dengan aspirasi masyarakat Jepang terhadap makhluk indah ini, spesies ini sempat mengalami masa – masa terburuk dan hampir punah.
Bangau mahkota merah tidak hanya terdapat di Jepang saja. Ada beberapa yang tinggal di Rusia, China, dan Korea. Namun berbeda dengan bangau yang tinggal di luar Jepang, bangau ini terkenal sebagai burung yang tidak melakukan migrasi. Habitatnya di Jepang berada di pulau Hokkaido, tepatnya di kota Kushiro. Jadi apabila anda ingin melihat bangau ini, tidak perlu khawatir karena bangau ini ada di pulau Hokkaido sepanjang tahun. Karakteristik fisiknya tidak jauh berbeda dengan bangau pada umumnya. Kaki yang panjang dan ramping, bulunya yang berwarna putih, dan tentu saja ciri khasnya yaitu kulit dahi mereka yang berwarna merah. Karena itulah bangau ini dikenal dengan nama bangau mahkota merah. Bangau ini menyukai iklim Hokkaido yang tidak terlalu panas sepanjang tahun bahkan di musim panas. Makanan favoritnya beragam mulai dari ikan sampai kepiting kecil.
Dibalik keindahan dan kekaguman masyarakat Jepang terhadap burung ini, burung bangau ini sempat menjadi salah satu spesies yang terancam punah. Hal ini dikarenakan pada sekitar tahun 1800 sampai 1900-an perburuan bangau ini untuk disantap dagingnya dan disajikan kepada kaum bangsawan. Selain perburuan, pembangunan yang menyebabkan hilangnya habitat bangau ini juga menjadi faktor turunnya populasi bangau mahkota merah secara drastis. Namun pada akhirnya burung ini bisa kembali pulih berkat kesadaran masyarakat Jepang dan juga usaha yang mereka lakukan untuk menjaga spesies ini tetap hidup hingga saat ini. Apakah anda juga ingin ikut melestarikan satwa yang menjadi ciri khas Jepang ini?
Referensi:
https://www.japanvisitor.com/japan-nature/red-crowned-crane
https://www.kyuhoshi.com/2014/09/09/japanese-crane-in-hokkaido/
Sumber gambar:
http://www.natureartists.com/artists/artist_artwork.asp?ArtistID=1573&ArtworkID=29557
https://www.japanvisitor.com/japan-nature/red-crowned-crane
