Sushi

Ditulis oleh: Administrator, 12-07-2019

Sushi adalah makanan yang sudah ada sejak sekitar abad ke 3 SM, dan dikatakan bahwa sushi pertama kali muncul di Tiongkok. Narezushi, bentuk asli dari sushi, telah dibuat di Asia Tenggara selama berabad-abad sampai sekarang. Narezushi muncul di Jepang pada abad ke-8 dan masih bertahan sampai sekarang. Narezushi merupakan cara orang Asia dalam mengawetkan makanan, terutama ikan. Secara umum, narezushi dibuat dari nasi dan ikan yang decamp dengan cuka beras dan sake, kemudian diletakkan di bawah batu besar untuk mencegah pembusukan ikan dan dibiarkan berfermentasi. Namun, karena fungsi utama beras dari pembuatan narezushi ini adalah untuk mendorong proses fermentasi, maka saat akan memakan ikan yang sudah terfermentasi, nasi tersebut dibuang dan hanya ikan saja yang dikonsumsi.

Metode narezushi tersebut menyebar ke seluruh Tiongkok dan pada abad ke-8 mulai masuk ke Jepang, di mana makanan laut secara historis menjadi makanan pokok masyarakat Jepang. Namun, Jepang mengambil konsep lebih bervariasi, yaitu mulai memakan ikan fermentasi tersebut bersama dengan nasinya. Awalnya, hidangan narezushi disiapkan dengan cara yang sama, kemudian pada abad ke-17, orang Jepang mulai membumbui nasi dengan cuka anggur beras. Hal ini membuat narezushi bisa dinikmati secara langsung tanpa harus menunggu berbulan-bulan proses fermentasi. Hidangan tersebut menjadi hidangan popular, sehingga menjadi kebiasaan bagi orang Jepang untuk menaburkan cuka pada nasi, dan membuat variasi sushi yang lain, yaitu nigirizushi.

Pada awal abad ke-19, seorang pria bernama Hanaya Yohei membuat perubahan besar dalam produksi dan penyajian sushi di Jepang. Tidak lagi membungkus ikan dengan nasi, ia meletakkan sepotong ikan segar di atas sepotong nasi yang berbentuk lonjong. Sushi itulah yang kita kenal sebagai nigiri sushi sekarang. Meskipun begitu, cara-cara membuat sushi dengan membungkus ikan dengan nasi masih digunakan sampai sekarang, bahkan isian dari sushi tersebut tidaklah hanya terbatas pada ikan saja, tetapi bisa juga diisi dengan potongan daging ayam, daging sapi, telur dadar, sayur-sayuran, dan lain-lain.

Sushi yang awalnya merupakan makanan berseni khas Jepang, kini telah berkembang pesat ke tingkat lain di luar metode tradisional Jepang, terutama pengaruh dari Barat. Hal tersebut memunculkan banyak sekali gaya baru sushi, seperti contoh yang paling popular adalah california roll, dan banyak lagi kreasi-kreasi sushi yang sangat rumit yang tersedia di restoran sushi kelas atas. Sejarah sushi memang panjang, sekitar 1800 tahun, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan bagi sushi ini untuk terus berkembang menjadi makanan yang lebih banyak lagi variasinya, karena sushi merupakan makanan yang sudah dikenal di seluruh dunia. Baik itu sushi dengan metode tradisional, maupun sushi dengan metode modern dan terkesan kelas atas, kedua-duanya tetap menjadi populer dan tetap diminati oleh banyak orang. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa sejarah dari sushi tersebut masih jauh dari selesai.

Untuk Informasi mengenai sekolah, beasiswa, bekerja, dan wisata ke Jepang dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

 

Sumber:

http://www.eat-japan.com/sushi-perfect/sushi-knwoledge/sushi-history/

https://www.sushifaq.com/basic-sushi-experience-information/the-history-of-sushi/