Longji Rice Terraces, Terasering Indah di Daerah Longsheng

Ditulis oleh: Administrator, 31-01-2022

               Longji Rice Terraces merupakan persawahan dengan sistem terasering terindah di Tiongkok. Tempat ini terletak di daerah bernama Longsheng, 100 kilometer di sebelah utara Kota Guilin. Kata ‘longji’ memiliki arti “tulang belakang naga”, di mana bentuk dari terasering di tempat ini memang seperti tulang belakang seekor naga.

longji-2

               Sawah terasering di Longji ini pertama kali dibuat pada saat Dinasti Yuan (1271-1368) oleh kelompok etnis Zhuang dan Yao yang masih menempati wilayah tersebut hingga saat ini. Di antara desa-desa minoritas yang tersebar di antara sawah-sawah, Desa Ping’an Zhuang dan Desa Jinkeng Dazhai Red Yao adalah dua gerbang populer bagi pengunjung untuk menjelajahi Longji yang megah tersebut.

               Desa Ping’an adalah daerah pertama dari dibuatnya sawah-sawah tersebut yang ditujukan untuk tujuan pariwisata agar dengan demikian desa dapat lebih berkembang dan dikomersialkan. Desa Ping’an dilengkapi dengan tempat makan modern dan juga fasilitas transportasi yang memadai. Bentuk terasering yang dikatakan seperti tulang belakang naga terletak di desa ini.

               Sebaliknya, meskipun Desa Dazhai minim wisatawan, namun desa yang satu ini memiliki area sawah yang lebih luas daripada Ping’an, sehingga tetap menawarkan pemandangan yang mengesankan.

               Melakukan pendakian di antara lereng terasering adalah kegiatan utama dari setiap tur yang ada di daerah ini, dan Desa Ping’an dan Dazhai menawarkan berbagai titik pandang untuk menikmati pemandangan sawah yang sangat indah. Terdapat dua titik pandang di sekitar Ping’an yaitu titik pandang Nine Dragons dan Five Tigers, serta tiga titik pandang di Dazhai yang diberi nama Music from Paradise, Thousand Layers to the Heavens, dan Golden Buddha Peak. Terdapat pula kereta gantung yang dapat langsung membawa para wisatawan dari tempat parkir langsung sampai ke titik pandang Golden Buddha.

               Saat mengambil foto di daerah pemukiman, akan ada beberapa penduduk desa yang mungkin meminta para wisatawan untuk membayar atau membeli sesuatu dari mereka, sehingga perlu diingat untuk selalu bertanya sebelum mengambil foto penduduk desa. Mengunjungi desa-desa minoritas juga merupakan kesempatan bagus untuk mencoba beberapa masakan lokal, seperti nasi atau ayam yang dimasak di dalam tabung bambu yang segar.

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://www.thechinaguide.com/sight/longji-rice-terraces

Sumber gambar:

https://www.77quyou.com/uploads/allimg/210720/2-210H0114432S8.jpg

https://img1.qunarzz.com/travel/d8/1810/97/a8ccc0f0ae6de0b5.jpg?ver=1