Museum Sanxingdui (三星堆博物馆)

Ditulis oleh: Administrator, 23-05-2022

          Sanxingdui (三星堆 ) merupakan sebuah nama situs arkeologi dan kebudayaan Zaman Perunggu besar di Guanghan modern, Sichuan, Tiongkok. Sebagian besar ditemukan pada tahun 1986, dengan temuan awal tahun 1929. Setelah penggalian yang cukup lama menghasilkan artefak-artefak berharga pada zaman kebudayaan perungu yang diperkiraan dari 12 atau 11 SM. Berbagai jenis artefak-artefak yang ditemukan di situs ini salah satunya adalah topeng perunggu, barang giok, beberapa benda emas. Diantara harta karun tersebut, teradapat patung manusia seukuran manusia tertua di dunia dengan tinggi 260 cm dan berat 180 kilogram.

          Nama Sanxingdui memiliki arti 3 gundukan bintang yang mengacu pada tiga gundukan tanah besar di situs tersebut. Pada tahun 1986 dua lubang besar digali dan membangkitkan perhatian para akademisi di seluruh dunia. Para arkeolog menyadari bahwa peninggalan yang ditemukan di lubang-lubang ini dan penemuan-penemuan beikutnya adalah sisa-sisa kota dan peradaban yang sebelumnya tidak dikenal. Para arkeolog mengaitkan penemuan ini dengan peninggalan pada masa dinasti Shang ( 1600-1046 SM) . Sampai saat ini diperkirakan Dinasti Shang yang terletak di Tiongkok utara di sekitar hilir sungai Kuning dan Yangtze adalah satu-satunya peradaban zaman Perunggu di Tiongkok.

          Situs Sanxingdui diduga adalah kota tua berdinding yang didirikan sekitar 1600 SM, yang hancur entah karena bencana alam atau serangan kebudayaan dari luar. Setelah penggalian lebih lanjut ditemukan semacam tembok yang berbentuk trapezium dengan luas 2000 meter persegi dindingnya dikelilingi oleh kanal selebar 20 atau 25 m dengan kedalaman 2-3 meter. Kanal ini digunakan untuk navigasi darat, irigasi, pertehanan dan pengendalian banjir.        

          Museum Sanxingdui memiliki arsitektur yang menarik, memiliki taman yang menarik, dan artefaknya yang indah. Artefaknya menjadi salah satu koleksi bersejarah terkenal di dunia. Museum ini meliputi area seluas 33 hektar dan 80% areanya berupa hutan. Ada 2 ruang pameran di museum ini. Ruang pameran pertama dan kedua, ruang pameran pertama memamerkan emas tembaga, batu giok, batu, tembikar dan lain-lain. Sementara ruang pameran kedua khusus digunakan untuk memamerkan perunggu.

          Koleksi-koleksinya yang terkenal adalah patung perunggu manusia dan ukiran perunggu yang diduga sebagai penggambaran pohon kehidupan. Kemudian patung kepala perungu dengan topeng emas. Setiap tempat pajangan dimana artefak berada terdapat penjelasan dalam Bahasa inggris, cina dan mandarin. Atau terdapat translator yang selalu siap apabila anda membutuhkan penjelasan manual dengan biaya 300 atau 400 yuan per sesi untuk 11 sampai 20 orang.

          Museum ini buka setiap hari sari jam 8,30 sampai jam 18.30. Sejak museum ini dibuka, museum ini telah dikunjungi 3 juta orang dari dalam ataupun luar negeri. Artefak-artefak ini juga dipamerkan ke Swiss, Jerman, Inggris, Denmark, Amerika, Australia, dan Perancis sejak tahun 1993.

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://www.chinahighlights.com/chengdu/attraction/sanxingdui-museum-in-guanghan.htm

Sumber gambar:

https://imagecloud.thepaper.cn/thepaper/image/156/872/903.jpg