Yak (牦牛), Kerbau Tangguh dari Tibet

Ditulis oleh: Administrator, 03-10-2022

         Yak merupakan hewan mamalia pemamah biak yang berkerabat dekat dengan sapi dan banteng. Mereka banyak ditemukan di daerah Tibet dan pegunungan Himalaya karena tinggal di dataran tinggi beriklim ekstrem. Karena untuk adaptasi lingkungan itu, secara fisik Yak memiliki bulu menjadi panjang dan memiliki dua lapisan bulu. Yak juga memiliki kapasitas paru-paru tiga kali lebih besar dari sapi biasa. Mereka juga memiliki lebih banyak sel darah merah dan berukuran lebih kecil. Hal ini meningkatkan kemampuan darah untuk mengangkut oksigen lebih banyak dan lancar.

         Yak terdiri dari 2 spesies yakni yak liar (Bos mutus) dan yak domestic (Bos Grunnies). Perbedaan mereka langsung terlihat dari ukurannya, yak liar cenderung lebih besar daripada yak yang sudah dijinakkan. Yak rata-rata memiliki bobot 900 kilogram. Sementara yak domestik berbobot 300 sampai 500 kilogram saja. Hewan ini tinggal di area pegunungan yang dingin dengan suhu yang ekstrim. Yak hidup di ketinggian 6 ribu meter di atas permukaan laut dan iklimnya sangat dingin.

         Yak domestik banyak ditemukan di padang rumput di berbagai wilayah, mulai dari Himalaya, dataran Tibet, Myanmar, Tiongkok, sampai Mongolia dan Siberia. Yak liar terdapat di Tibet Utara, dan beberapa provinsi tiongkok dan India.

         Yak sering dimanfaatkan manusia untuk mengangkut barang naik turun pegunungan. Mereka juga penghasil daging dan susu. Dari susunya diolah menjadi keju dan yogurt. Dagingnya yang rendah kolestrol bisa diolah menjadi berbagai penganan. Bulu lebat mereka juga kerap dimanfaatkan untuk menghasilkan pakaian hangat yang superlembut, bahkan dengan kualitas menyaingi Kasmir.

         Dulu yak liar banyak ditemukan hidup berkeliaran di dataran Tibet. Kini hanya tersisa kurang dari 10 ribu ekor yang ada di alam liar.

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://www.idntimes.com/science/discovery/ina-suraga/fakta-menarik-yak-c1c2?page=all

Sumber gambar:

https://www.cup.com.hk/wp-content/uploads/2018/06/shutterstock_563923168123.jpg