Di Tiongkok, terdapat sebuah karya seni yang jarang terdengar yakni Micro Carving atau Ukiran Mikro. Ukiran mikro ini adalah bentuk artistik yang menggabungkan kaligrafi, lukisan, dan ukiran. Ukiran ini perlu diapresiasi karena membuatnya menggunakan kaca pembesar. Hal yang menarik dari ukiran ini adalah karena ukurannya yang kecil, mistis, dan kekhasannya.
Menurut sejarah literatur, dulu ada seseorang dari Dinasti Tang pernah memotong satu set gambar yang menggambarkan kehidupan prajurit di bagian tengah kuas pena, di dalam gambar tersebut terdapat sosok manusia, kuda, dan pepohonan. Lalu ada pula seorang biksu Buddha dari Dinasti Song yang mampu menulis naskah biasa berukuran setengah biji wijen. Menurut sejarah literatur lain mencatat bahwa terdapat seseorang bernama Wang Shuyuan, seorang seniman ukiran mikro terkenal pada masa Dinasti Ming akhir.
Ukuran kecil adalah standar yang penting untuk ukiran mini ini. Pemahatnya harus sudah memiliki keahlian dalam mengukir, kaligrafi, dan juga melukis. Produk-produk yang kecil dan menarik secara artistik dapat dianggap sangat berharga. Harga yang ditawarkan tidak main-main karena tingkat kesusahan dan artistiknya menjadikan ukiran mini ini menjadi sangat mahal. Bagaimana, apakah kalian tertarik untuk membeli?
Sumber:
Common Knowledge about Chinese Culture, 2015
Sumber gambar:
https://d2mpxrrcad19ou.cloudfront.net/item_images/1180669/11921559_fullsize.jpg