Bagi kalian yang suka menonton film Tiongkok, kalian pasti tidak asing kan dengan seni bela diri Tiongkok? Sekilas mungkin terlihat sama, namun seni bela diri Tiongkok memiliki banyak macam. Umumnya jurus-jurus dalam seni bela diri Tiongkok adalah meninju, menendang, dan lain-lain. Terdapat seni bela diri Wingchun, Wushu, Taiji, dan masih banyak lagi.
Pada zaman kuno, orang belajar berperang dan membunuh melalui perburuan atau perang suku. Selama bertahun-tahun pengembangan, alat yang digunakan dalam berburu atau perang secara bertahap berevolusi menjadi senjata seperti pisau, tombak, pedang, alat pemukul dari kayu, dan lain-lain. Seni bela diri biasanya diklasifikasikan berdasarkan wilayah, nama keluarga, atau karakteristik pertempuran. Seni bela diri modern umumnya diklasifikasikan menjadi lima jenis yaitu, tinju, tembak-menembak, satu lawan satu, sparring dan pelatihan kelompok. Tinju, termasuk tinju dalam seni bela diri Taiji merupakan dasar dari seni bela diri. Kemudian, pertarungan dengan senjata dapat dibagi menjadi pertarungan dengan pisau, pedang, tongkat, tombak, dan lain-lain. Sedangkan untuk sparring lebih mengacu pada pertarungan antara dua praktisi.
Seni bela diri rakyat berkembang di Tiongkok dan banyak master seni bela diri terkenal bangkit dari generasi ke generasi, sehingga membentuk dasar seni bela diri seperti Kuil Shaolin di Henan dan Cangzhou di Hebei. Pemerintah telah membentuk lembaga khusus untuk melatih pencak silat, dan pencak silat terdaftar sebagai olahraga resmi. Asian Games ke-11 pada tahun 1990 mencantumkan seni bela diri sebagai kategori kompetisi dan menyelenggarakan kompetisi untuk pertama kalinya. Seni bela diri kini telah menjadi olahraga internasional.
Sumber:
Common Knowledge about Chinese Culture, 2015
Sumber gambar:
http://www.bdall.com/pic/2020-08/12/d0287dae-179b-4182-856f-c76244c9d85e.JPG