Sejarah Sumpit di Tiongkok

Ditulis oleh: Administrator, 01-05-2023

         Sumpit sering digunakan oleh masyarakat Tiongkok untuk mengkonsumsi makanan. Sumpit biasanya terbuat dari bambu, kayu, gading, logam, plastik, dan bahan-bahan lainnya. Sumpit merupakan salah satu simbol budaya makanan Tionghoa dan salah satu peralatan makan yang umum digunakan di dunia. Sumpit ditemukan di Tiongkok dan menyebar ke kalangan budaya Korea, Jepang, dan Vietnam, dan lain-lain.

         Pada awalnya sumpit ditemukan di Tiongkok di Provinsi Hainan (河南省 Hénán shěng) sekitar tahun 1200 SM. Penemuan tersebut berupa enam pasang sumpit yang berbahan perunggu dengan panjang sekitar 26 cm dengan lebar antara 1,1 - 1,3 cm pada reruntuhan Yin di daerah Hainan. Pada masa Dinasti Han (202 SM - 220 M) berkuasa, sumpit baru digunakan untuk peralatan makan oleh penduduk Tiongkok. Sebelumnya sumpit hanya digunakan untuk peralatan memasak karena dianggap dapat menjangkau bagian mendidih dalam panci air.

         Hingga saat ini masyarakat Tiongkok masih menggunakan sumpit sebagai peralatan makan. Sejak dari kecil masyarakat Tiongkok membiasakan diri untuk menggunakan sumpit sebagai alat makan. Namun tentu tidak hanya di Tiongkok saja, budaya memakai sumpat juga sudah dibiasakan dari kecil bagi warna Korea, Jepang, Vietnam, dan lain-lain. Di Indonesia pun, kedai-kedai yang menjual masakan Tionghoa pasti juga akan menyediakan sumpit sebagai alat makannya.

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://baike.baidu.com/item/%E7%AD%B7%E5%AD%90/249194

https://www.google.com/amp/s/kids.grid.id/amp/473389810/sejarah-sumpit-awalnya-tak-digunakan-sebagai-alat-makan-akubacaakutahu

Sumber gambar:

https://pic1.zhimg.com/80/v2-f22b402a1bc2df320beb7a90e4efbaf4_1440w.webp