Kereta cepat di Tiongkok, yang juga dikenal sebagai "高速" (gāosù) dalam bahasa Mandarin, telah mengubah cara orang bepergian dengan kecepatan dan kenyamanan yang luar biasa. Kereta cepat merupakan sistem transportasi yang terdiri dari rel berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai kota di seluruh negara. Kecepatan, efisiensi, dan ketepatan waktu menjadi ciri khas kereta cepat Tiongkok. Dengan penggunaan teknologi terkini, kereta cepat telah memperpendek waktu tempuh antara kota-kota besar, membuat perjalanan lebih cepat dan nyaman.
Sejarah kereta cepat di Tiongkok dimulai pada tahun 2007 dengan pembukaan jalur pertama antara Beijing dan Tianjin. Setelah itu, Tiongkok terus mengembangkan jaringan kereta cepatnya dengan cepat dan secara signifikan. Saat ini, jaringan kereta cepat di Tiongkok adalah yang terbesar di dunia, dengan ribuan kilometer rel yang membentang di seluruh negara. Kereta cepat Tiongkok menghubungkan kota-kota besar seperti Shanghai, Guangzhou, Beijing, dan banyak lagi, memungkinkan aksesibilitas yang lebih baik bagi penduduk dan wisatawan.
Kecepatan kereta cepat Tiongkok merupakan salah satu yang tercepat di dunia. Kecepatan maksimum yang biasanya dicapai adalah sekitar 300-350 kilometer per jam, membuat perjalanan antar kota menjadi lebih efisien dan cepat. Misalnya, perjalanan antara Beijing dan Shanghai yang sebelumnya memakan waktu 12-15 jam dengan kereta konvensional, sekarang hanya membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam dengan kereta cepat. Hal ini menjadikan kereta cepat sebagai pilihan utama bagi wisatawan dan penduduk lokal untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh yang singkat.
Sumber gambar:
https://www.crrcgc.cc/Portals/36/BatchImagesThumb/2021/0818/637648942905975792.jpg