Hanfu, atau yang disebut juga dengan “pakaian Han” merupakan pakaian tradisional Tiongkok tertua. Legenda telah menelusurinya kembali ke lebih dari 4000 tahun yang lalu ketika permaisuri Huangdi, Leizu, membuat kain dengan sutra, yang kemudian terus menerus dikembangkan selama beberapa dinasti.
Hingga Dinasti Han, pakaian hanfu diadopsi dan dipromosikan secara gencar oleh kelas penguasa. Hal tersebut yang kemudian membuat pakaian hanfu adalah pakaian nasional masyarakat etnis Han. Hal tersebut juga mempunyai pengaruh yang luas terhadap negara-negara tetangga di Asia, seperti Korea, Jepang, dan Vietnam. Pada zaman sekarang tentunya jarang sekali orang yang memakai pakaian hanfu, kecuali pada saat acara-acara khusus seperti festival dan pesta pernikahan.
Saat menggunakan hanfu, masyarakat Tiongkok menggunakan berbagai ornamen untuk menghiasi hanfu mereka, yang biasanya ornamen tersebut dikenakan sebagai ikat pinggang. Ornamen tersebut disebut dengan pei (配). Selain pei (配), semakin banyak dekorasi yang mereka miliki, maka semakin tinggi status sosialnya. Biasanya laki-laki memakai topi, dan perempuan memakai hiasan kepala untuk melengkapi hanfu mereka.
Hanfu dapat dibagi menjadi tiga gaya, hanfu dengan rok, hanfu dengan celana panjang, atau sebagai one-piece dress. Gaya yang paling populer adalah hanfu dengan gaya rok yang dikenakan oleh para wanita.
Sumber:
https://www.chinahighlights.com/travelguide/traditional-chinese-clothes.htm#google_vignette
Sumber gambar:
https://cdnb.artstation.com/p/assets/images/images/046/143/183/large/-image0001.jpg?1644403307