Hanfu, Busana Tradisional Tiongkok yang Terus Diminati

Ditulis oleh: Administrator, 13-05-2024

               Hanfu (汉服) memiliki arti “Pakaian Han” tetapi sering juga disebut sebagai Hanzhuang ( 漢裝) atau Huafu (華服), adalah busana tradisional suku Han, suku mayoritas yang telah ek­sis di Tiongkok selama lebih dari 220 tahun semenjak era Dinasti Han (202 SM-220 M). Suku Han digunakan untuk menyebut bangsa Tiongkok, ka­rena dianggap sukses meletakkan banyak dasar bagi perkem­bangan kebudayaan, identitas kebangsaan, ekonomi dan politik selama 400 tahun berkuasa.

               Istilah Hanfu berasal dari Book of Han (Hanzi,Pinyin : Han shu) yang ditulis oleh Ban Gu; yang berisi sejarah Tiongkok klasik yang selesai ditulis pada 111 M. Busana Han­fu telah dikenakan oleh masya­rakat sepanjang era kekaisaran di­nasti Tiong­kok. jadi pakaian ini sa­rat akan nilai historis yang pan­jang serta memiliki banyak corak mo­del dan varian.

               Orang China menyebut negara mereka “bangsa terdepan dalam hal busana, upacara dan norma.” Maka dari itu semua potongan harus busana dibentuk melingkar sebab berkaitan dengan keharmonisan. Ada beberapa gaun yang terdiri dari 12 bagian yang melambangkan 12 bulan dalam setahun.

               Tidak ada penggunaan kancing dalam busana hanfu. Sebagai gantinya, terdapat tali-tali pendek pada bagian samping yang saling diikatkan untuk mengencangkan pakaian. Simpul selalu harus diikat di sisi kanan, yang menurut Taoisme merupakan sisi “Yang”. Sementara mengikat di sisi kiri, atau sisi “Yin” melambangkan bahwa ada salah satu anggota keluarga atau teman yang baru meninggal.

               Kemudian bagaimana karakteristik pembuatan hanfu? Berikut adalah beberapa karakteristiknya.

1. Píng (平)

Píng (平) artinya rata atau datar. Salah satu elemen utama Hanfu (汉服) adalah tidak memiliki garis bahu, yang berarti pakaian tersebut hanya menggunakan satu potongan kain polos

2. Zhōng (中)

Zhōng (中) artinya terpusat. Pemotongan dan penjahitan mematuhi aturan penjahitan dan sulaman yang simetris.

3. Jiāo (交)

Jiāo (交) berarti elemen Hanfu (汉服) dirancang untuk bersilang dan tumpang tindih, menjunjung tinggi kepercayaan pada budaya tradisional Tiongkok: keseimbangan Yin dan Yang (阴阳).

4. Yòu (右)

Kata "Yòu" (右) ditekankan, artinya segala sesuatu harus bergerak ke arah kanan, termasuk bagaimana bagian depannya ditutup.

5. Kuān (宽)

Yang kelima adalah Kuān (宽), artinya longgar. Pakaian Hanfu (汉服) memiliki lengan atas dan bawah yang longgar. Ini mengingatkan pemakainya agar berjalan dengan anggun dan memerhatikan etiket.

6. Tuàn (褖) dan Hé (合)

Tuàn (褖) dan Hé (合) mengacu pada tepi dan lengan baju. Pinggirannya harus rapi dan bersih tanpa ada benang yang menjuntai, sedangkan bagian lengannya harus saling menyatu dan bertemu.

7. Yīng (缨)

Terakhir, dan tidak kalah penting adalah hiasannya, Yīng (缨). Alih-alih kancing, ikatan atau pita digunakan untuk menahan semua bagian.

                Lalu, jenis-jenis hanfu ada Jiaoling Youren dan Shenyi. Keduanya memiliki bagian-bagian sebagai berikut.

1. Pakaian bagian atas : Terdiri dari ‘yi’ (衣) yang mempunyai kerah yang longgar dan terbuka.

2. Pakaian bagian bawah : Terdiri dari rok yang di sebut 'chang'.

3. Kerah : Umumnya, diagonal melintasi satu sama lain, dengan sisi kiri menimpa di sisi kanan.

4. Lengan : Panjang dan longgar.

5. Kancing : Jarang digunakan; dan jika digunakan akan tersembunyi/tertutup di balik pakaian.

6. Kelengkapan Pengikat : Ikat pinggang/ selempang digunakan untuk melilit & mengikatkan pakaian di sekitar pinggang

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:
https://prezi.com/p/2kpmbfhrywra/hanfu-traditional-chinese-clothes/

Sumber Gambar:
https://www.globaltimes.cn/Portals/0/attachment/2022/2022-09-12/42b1d73f-e080-4fae-9cf4-9f40245c7c3c.jpeg