Tahukah kalian, ada tradisi di China yang bernama 童养媳?"童养媳" (tóng yǎng xí), yang secara harfiah berarti "menantu yang dibesarkan sejak kecil," adalah tradisi kuno di beberapa daerah di Tiongkok. Tradisi 童养媳 telah ada selama berabad-abad, dengan akar yang dapat ditelusuri kembali ke masa Dinasti Song (960–1279 M) dan Dinasti Ming (1368–1644 M). Pada masa itu, pernikahan sering kali diatur oleh orang tua untuk memperkuat ikatan keluarga dan memastikan keberlanjutan garis keturunan. Dalam masyarakat agraris tradisional Tiongkok, memiliki lebih banyak anggota keluarga yang bekerja di ladang adalah aset berharga. Mengadopsi seorang gadis muda sebagai 童养媳 tidak hanya menjamin calon istri bagi putra keluarga, tetapi juga menyediakan tenaga kerja tambahan di rumah tangga.
Seorang 童养媳 biasanya diadopsi pada usia yang sangat muda, sering kali di bawah lima tahun. Dia kemudian akan dibesarkan bersama calon suaminya, menjalani kehidupan sebagai anggota keluarga tersebut, tetapi sering kali dengan status yang lebih rendah dibandingkan dengan anak kandung. Pekerjaan rumah tangga dan tugas-tugas berat adalah bagian dari kehidupannya sehari-hari, dan dia diharapkan berperilaku seperti seorang anak yang patuh.
Saat mencapai usia dewasa, biasanya sekitar usia 15-20 tahun, gadis tersebut akan menikah dengan putra keluarga yang mengadopsinya. Pernikahan ini sering kali hanya formalitas, karena ikatan emosional dan status sosial mereka telah terbentuk selama bertahun-tahun hidup bersama.
Sumber:
天津外国语大学 - 杨少芳老师的古代文学课
Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/