Arsitektur China yang Khas

Ditulis oleh: Administrator, 25-11-2024

               Negara-negara Asia memang memiliki konsep adat dan budaya yang sangat unik. Tiap negara di Asia memiliki ciri khasnya masing-masing. Salah satunya adalah negara China. Jika kita melihat di televisi atau berita yang meliput negara ini, kita bisa langsung mengenal bangunannya dan mengidentifikasikan bahwa lokasi itu ada di China karena bentuknya yang sangat unik dan berbeda dari negara-negara lain. Nah, kira-kira kenapa, ya, China memiliki konsep arsitektur yang unik? Hmm, coba kita bahas secara singkat di bawah ini, yuk!

Ciri Khas

               ­­Ciri khas arsitektur China terletak pada penekanan artikulasi dan simetri, yang memiliki makna keseimbangan. Konsep ini bisa ditemukan di seluruh penjuru negara China, seperti contohnya di rumah-rumah pertanian sederhana hingga kompleks istana. Selain itu, ada elemen tambahan yang berbentuk seperti sayap untuk mempertahankan bentuk simetrinya ini.

Konsep dan Filosofi

               Seperti yang kita semua ketahui, arsitektur China dari zaman dahulu sudah menggunakan konsep kosmologi China yang kita kenal dengan sebutan feng shui dan Taoisme untuk mengatur konstruksi dan tata letak dari tempat tinggal secara umum.

               Selain itu, penggunaan warna-warna, angka, hingga arah mata angin juga memiliki andil yang cukup banyak dalam membangun sebuah bangunan di China. Hal ini mencerminkan kepercayaan dalam ciri khasnya, di mana sifat dari suatu hal dapat sepenuhnya terkandung dalam bentuk sendiri. Soal bahan atau material, bahan-bahan yang digunakan dalam membangun bangunan di China umumnya menggunakan kayu, batu bata, dan batu.

Struktur Arsitektur

               Biasanya, bangunan di China didirikan di atas platform yang terangkat sebagai dasarnya. Struktur bangunan ini biasanya menggunakan balok kayu sebagai tiang-tiang utama dan konstruksi atap. Untuk orang-orang kelas atas, pondasi ini biasanya dihias dengan berbagai macam ukiran indah.

               Bagian atap bangunan China memiliki kemiringan yang cukup tinggi. Beberapa atap berbentuk tunggal, sedangkan lainnya berbentuk bertumpuk. Beberapa atap juga dibentuk seperti melengkung dan dihiasi patung-patung keramik agar terlihat lebih mewah. Pemilihan warna juga harus dilakukan secara hati-hati, karena tiap warna di kepercayaan Tionghoa memiliki makna yang berbeda-beda. Contohnya, warna emas atau kuning yang biasanya digunakan untuk mewarnai atap bangunan kekaisaran memiliki makna keberuntungan atau kemakmuran.

               Dinding yang paling umum digunakan adalah tirai dinding atau panel pintu sebagai pemisah ruang atau pelindung bangunan. Namun, karena kelangkaan pohon sebagai bahan bangunan, batu serta batu bata kini sudah mulai banyak digunakan untuk membangun bangunan di China.

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:
https://www.lingoace.com/id/artikel/trending/mengenal-konsep-arsitektur-bangunan-china-yang-unik/

Sumber Gambar:
https://www.google.com/search?q=kuil+china&sca_esv=7ec7b14a29e3f231&udm=2&sxsrf=ADLYWILG6D5-elh3s7C4mh_9VaytR81FQw:1732497976968&source=lnt&tbs=isz:l&sa=X&ved=2ahUKEwil5PbzqfaJAxUu-aACHRyrKD8QpwV6BAgCEAc&biw=1163&bih=923&dpr=1#vhid=eit7QghZWHNQQM&vssid=mosaic