Sejarah Festival Qixi: Hari Valentine Tradisional Tiongkok

Ditulis oleh: Administrator, 23-12-2024

               Festival Qixi (七夕节, Qīxì Jié), juga dikenal sebagai “Hari Ketujuh Ganda,” dirayakan setiap malam ketujuh pada bulan ketujuh kalender lunar. Festival ini sering dianggap sebagai “Hari Valentine Tiongkok” karena mengisahkan cinta abadi antara Niu Lang, seorang gembala sapi, dan Zhi Nu, seorang gadis penenun dari kahyangan.

               Menurut mitologi Cina, Niu Lang adalah seorang pemuda miskin yang bertemu dengan Zhi Nu, seorang peri yang turun ke bumi. Berkat bantuan seekor sapi tua, yang ternyata adalah dewa yang dihukum, mereka menikah dan hidup bahagia. Zhi Nu bahkan mengajarkan manusia cara menenun kain sutera.

               Namun, cinta mereka dilarang oleh Dewi (ibu Zhi Nu). Ketika Zhi Nu dipaksa kembali ke kahyangan, Niu Lang mengejarnya dengan bantuan kulit sapi ajaib. Sang Dewi kemudian menciptakan “Sungai Perak” untuk memisahkan mereka. Hati burung-burung murai tergerak oleh cinta mereka, sehingga setiap tahun mereka membentuk “Jembatan Murai” agar Niu Lang dan Zhi Nu dapat bertemu pada malam Qixi.

               Selama festival ini, wanita muda dahulu berdoa kepada Zhi Nu agar diberi keterampilan menenun dan keberuntungan dalam cinta. Mereka juga membuat kue tradisional yang disebut “Qiǎo Guǒ”. Selain itu, anak-anak menghormati sapi sebagai simbol pengorbanan.

               Di era modern, Qixi lebih banyak dirayakan sebagai momen romantis, mirip Hari Valentine Barat. Orang-orang memberikan bunga, cokelat, atau hadiah kepada pasangan.

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:
https://dinaviriya.com/asal-usul-festival-qi-xi-niulang-zhinu-hari-valentine-tionghoa/
https://www.tionghoa.info/festival-qi-xi/

Sumber Gambar:
https://newsargenchina.ar/download/multimedia.normal.b41cb129f1babc8b.MjAyMzA4MjI2YmRhOTQxMGI2OWQ0ZGY3YTdkYTI5YWVfbm9ybWFsLmpwZw%3D%3D.jpg