Jika mendengar kata hamburger, mungkin yang terbayang adalah roti bundar berisi daging khas Barat. Namun, jauh sebelum hamburger modern dikenal dunia, Tiongkok telah memiliki hidangan serupa bernama Roujiamo (肉夹馍). Berasal dari Provinsi Shaanxi, khususnya kota Xi'an, makanan ini telah dinikmati selama lebih dari 2.000 tahun dan sering dijuluki sebagai "hamburger tertua di dunia". Meski tampil sederhana, Roujiamo menyimpan sejarah panjang dan cita rasa yang membuatnya tetap populer hingga sekarang.
Nama Roujiamo secara harfiah berarti "daging yang dijepit di dalam roti". Hidangan ini terdiri dari roti pipih renyah di bagian luar namun lembut di dalam, yang disebut baijimo, kemudian diisi dengan daging sapi atau babi yang dimasak perlahan selama berjam-jam menggunakan campuran rempah-rempah khas Tiongkok. Setelah empuk, daging dicincang halus dan dicampur dengan kuah gurih sebelum dimasukkan ke dalam roti. Hasilnya adalah perpaduan tekstur renyah dan lembut dengan rasa yang kaya, aromatik, dan sangat menggugah selera.
Hingga kini, Roujiamo tetap menjadi salah satu makanan kaki lima paling ikonik di Xi'an dan banyak dijual di berbagai kota di Tiongkok. Meski sering dibandingkan dengan hamburger, Roujiamo memiliki karakter yang benar-benar berbeda berkat penggunaan roti tradisional dan teknik memasak daging yang khas. Bagi para pencinta kuliner, mencicipi Roujiamo bukan sekadar menikmati hidangan lezat, tetapi juga merasakan sepotong sejarah kuliner Tiongkok yang telah diwariskan dari generasi ke generasi selama ribuan tahun.
Source:
https://images.openai.com/static-rsc-4/l58fuT9P3eqYMLLuiu6i-ZEAA8vG6PwiDyk7UNgd-raLJNG-gpm4ZIKWuf1QhEf0q-yUqT9YHzA_lNJc8YkQullN_i2k02nd7FNkSMD6b9lePmhS3pc1HfAmZ2f5LyB2v_JyhmQZqhB75h7rrmYt61K29D6ckI05DasyuYBks_iq5HQUWFCUPBZv7SEtyP2z?purpose=fullsize