Tiongkok memiliki festival hari kasih sayang atau valentine yang disebut dengan Festival Qixi (七夕節). Festival Qixi atau Qiqiao dirayakan pada tanggal 7 bulan 7 kalender lunar. Festival Qixi adalah salah satu festival paling romantis dalam tradisi dan budaya Tiongkok. Walaupun festival hari valentine versi barat atau tanggal 14 februari masih dirayakan, orang-orang Tiongkok tidak melupakan festival hari valentine versi negara mereka. Pada hari itu biasanya pasangan kekasih memiliki kegiatan tukar kado dan beberapa lainnya mengikuti kegiatan tradisional dan memakai kostum Tiongkok kuno.
Awal mula Qixi adalah kisah cinta antara Niulang, seorang gembala sapi yang melambangkan bintang Altair, dan Zhinu, gadis penenun yang melambangkan bintang Vega. Saat keduanya bertemu satu sama lain setahun sekali, hari reuni mereka dipuja sebagai hari spesial. Namun cinta mereka tidak diizinkan oleh langit, sehingga dipisahkan oleh Sungai Perak yang melambangkan Bima Sakti.
Pada Dinasti Han (202 SM – 220 M), Zhinu didewakan sebagai gadis penenun terampil yang melambai-lambaikan awan, dan pada saat yang sama menjadi pelindung wanita dan anak-anak. Karenanya, gadis-gadis muda berdoa pada hari ke-7 bulan ke-7 lunar, yang dianggap sebagai hari lahir Zhinu.
Beberapa tahun terakhir, semakin banyak kekasih memilih hari Festival Qixi sebagai hari baik untuk menikah. Upacara pernikahan massal gaya Tiongkok kuno juga kerap digelar. Secara tradisional, festival ini sangat populer di kalangan gadis-gadis muda dan hanya sedikit tradisi yang masih dipertahankan di zaman modern ini, misalnya, tradisi menyembah Bulan dan Bintang, berdoa kepada Zhinu untuk memohon kecerdasan dan keterampilan, mengikuti kompetisi-kompetisi yang mengandalkan kecerdikan, dan memakan Qixi Pastry.
Sumber:
https://indosinpo.com/2020/08/25/sejarah-festival-qixi-hari-kasih-sayang-orang-tionghoa-yang-dirayakan-hari-ini/
Sumber gambar:
https://lh3.googleusercontent.com/proxy/oiWxz94cRcxaA65OyTYsjyy2Xpn2TPy6DtBV8VCPm248_AuVPQ5xZ4o0Fe7fvvLXNSO1PebN5slk0mhkcjt3TWNPeEKA-ps