Tahun 1980, kisah -kisah vampir china menjadi tren topik bagi penggemar film kung-fu jadul. Legenda China Kuno mengatakan makhluk vampire ini ada dalam karya sasta yang di tulis Ji Xiaolan, seorang sarjana dari Dinasti Qing (1636-1911) yang berjudul Yuewei Caotang Piji.
Jiang Shi adalah sebutan masyarakat Tiongkok untuk mahluk vampire ini. Jiang Shi ini umumnya digambarkan sebagai mayat yang mengenakan pakaian resmi Dinasti Qing dan bergerak melompat-lompat dengan tangan terbentang. Di dahinya, tertempel selembar jimat (Fu) yang berwarna kuning dengan oretan tinta merah
Berdasarkan mitologi China, kisah Jiangshi atau yang lebih sering disebut vampir China ini sudah dimulai lebih dari 2.000 tahun lalu.
Kala itu, China masih belum bersatu dan kaisar pertama China, Qin Shi Huang, sedang sibuk menaklukkan negara-negara di sekitar kerajaannya
Disebutkan bahwa Jiang Shi merupakan mayat yang dihidupkan kembali untuk membantu dia berjalan ke tempat dia dimakamkan. Orang yang membangkitkan mayat tersebut dijuluki pendeta tao. Pendeta tao bertugas untuk membacakan doa untuk para arwah dari Jiang Shi, sehingga Jiang Shi tersebut dapat berjalan sendiri.
Ritual ini dimulai dengan mengikat pergelangan kaki dan lutut. Tangan mereka diangkat paksa hingga terlentang.Kemudian, tongkat panjang akan diikatkan ke tubuh mayat yang diatur tegak. Dua orang yang kuat akan berada pada ujung depan dan belakang dari tongkat. Ketika mereka mengangkat tongkat tersebut, sang mayat nampak seperti melompat-lompat.
Selain itu, Pendeta Tao menjadi pemimpin rombongan yang akan membunyikan lonceng sepanjang perjalanan. Ritual ini berlangsung selama malam hari, sehingga menimbulkan suasana angker bagi yang melihatnya.
Sumber Gambar : https://www.idntimes.com/science/discovery/khusnul-khotimah-5/fakta-vampir-c1c2/4
Sumber Artikel : https://www.kompasiana.com/komjenrg6756/5f41cecdd541df2795083562/kitab-kuno-zaman-dinasti-qing-mengungkap-fakta-jiang-shi-vampire-china?page=all